Urip, Jaksa Penuntut Amrozi korupsi

NKRI ini benar-benar negara badut…. , seorang penegak hukum selevel jaksa saja ternyata dihukum…karena menerima suap sejumlah uang $ 660 ribu US, kalau dirupiahkan lebih dari 600 milyar rupiah.

Ternyata…. tidak berlebihan kekhawatiran Amrozi, saat disidang kasus Bom Bali. Ketika itu Amrozi yang divonis hukuman mati ditawari sepatu oleh Urip Tri Gunawan, sang Jaksa Tersangka, karena dalam persidangan Amrozi kerap memakai sandal. Apa jawaban Amrozi, “Saya tidak mau, karena khawatir Sepatu yang diterima uang hasil dari korupsi”. Dan kini terbukti…..!.

Seharusnya tuntutan hukuman mati oleh Urip terhadap Amrozi, harus juga diterima oleh pak Urip, betul gak?.

Habis korupsi ternyata menyengsarakan ratusan juta rakyat negeri ini ….. Harga-harga kebutuhan pokok yang naik, menjerat leher rakyat, dari mulai beras, terigu, minyak goreng sampai harga bala-bala, comro dan gehu yang dulu cuma seratus perak, sekarang jadi seribu perak. Terus rakyat tidak punya kesempatan mendapat penghasilan, yang bekerja terkena PHK, yang berdagang merugi semenjak harga bala-bala dinaikkan, ukurannya diperkecil. Begitu juga pedagang keliling sering dipalak, aeh ditilang aparat berseragam coklat dengan aturan yang dibuat-buat. Itu karena ulah para koruptor………

Amrozi membom Bali, gudangnya maksiat, membunuh turis-turis bule yang membawa oleh-oleh penyakit (AIDS dan Narkoba) dari negerinya dan sedang berpesta fora harus dihukum mati. Sementara Urip dan koruptor-koruptor lainnya yang membunuh ratusan juta rakyat tak berdosa dengan perlahan-lahan karena kelaparan tak pernah ada kabar dihukum mati, malah yang ada adalah kabur ke luar negeri.

16 thoughts on “Urip, Jaksa Penuntut Amrozi korupsi

  1. Saya setuju hukum mati aja Jaksa Urip itu, yang ternyata lebih mementingkan diri dari pada rakyat indonesia yang mayoritas muslim ini. dengan uang 600 milyard bisa membebaskan koruptor 51 trilun rupiah……. weleh….. weleh….. edan tenan… (uang segitu buat apa yaa…..?)

  2. Eduaan tenan si Urip kaya gitu koq ya urip, kasian jekso jekso yang lain, sudah rapi lan apik korupsine anteng gleneng ngerti ngerti sugih….. We laa dalah dasar Urip. Akire semua bangsa indonesia sing kebetulan bapake jekso, utowo anake jekso, sedulure jekso, kancone jekso, tanggone jekso podo manggut manggut……… oohhhhh, pantes sugih, omahe apik…. lha wong dadi jekso koyo si Urip, yo sugih. He he he.

  3. SANGAT DISESALKAN SEANDAINYA MEMANG BETUL AMROZI CS BENAR2 DAPAT MEMBUAT BOM YANG SANGAT AMPUH DAN SEDASYAT ITU KENAPA TIDAK DIMANFAATKAN OLEH PEMERINTAH SAJA GUNA PENGEMBANGAN SEBAGAI TENAGA AHLI DALAM MEMBANGUN FASILITAS KEAMANAN/KEKUATAN MILITER, SEBAB DIINDONESIA INI BANYAK FROFESOR TAPI …………………. YANG SEHARUSNYA TIDAK PERLU MEMBELI PERSENJATAAN/BAHAN LEDAK DARI LUAR NEGERI LAGI TINGGAL DIARAHKAN SAJA SESUAI KEBUTUHAN.
    YANG JADI PERTANYAAN :
    1. BENARKAH AMROZI PENCIPTA BOM SEJENIS C4 ?
    2. ADA PERMINTAAN HUKUM PANCUNG APAKAH DAPAT DIKABULKAN ?
    3. ADAKAH MINAT PEMERINTAH UNTUK MEMPERSAMAANKAN/PENYESUAIAN DALAM BENTUK KEADILAN YANG SAMA ANTARA KORUPTOR DAN TERORIS YANG PERLU/DAPAT DISEPADANKAN HUKUMANNYA ?

  4. Hahha, iya benar badut!!!

    http://www.liputan6.com/news/?id=164789&c_id=2

    04/09/2008 13:17 – Kasus Korupsi
    Urip Divonis 20 Tahun Penjara

    Liputan6.com, Jakarta: Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi memvonis Urip Tri Gunawan 20 tahun penjara dan denda 500 juta rupiah, Kamis (4/9). Bekas ketua tim jaksa penyelidik Bantuan Likuiditas Bank Indonesia II itu terbukti secara sah dan meyakinkan telah membocorkan rahasia negara soal penyelidikan BLBI. Vonis ini lebih berat dari tuntutan jaksa

    Mmm klo pake logika, harusnya si Urip itu bukan orang bersih kan. Trus kenapa omongan dia di gubris ya, sampe akhirnya amrozi di jatuhi hukuman mati???
    Tanya ken apa????

  5. huahuahu jangan pada sok bersih deh … dan sok bener deh ngeliatnya jadi munafik .. liat diri lu sendiri apa kalian semua juga orang bersih . gue kasih tau yang kecil nih , bikin ktp nyogok, bikin paspor nyogok , ditilang nyogok , pendidikan nyogok ,beli dvd atau software juga bajakan, padahal sudah tau ada linux yang gratis , masih pakai window dan kadang menghujat microsoft lagi. apa namanya bukan munafik ??? aids dan narokona hahaha sekarang tidak identik dengan bule man… orang indo jauga banyak yg kena . ini sudah masalah global . biarin saja ada negara yang ngurusin. mendingan urusin diri kita sendiri agar semakin hari semakin jauh lebih baik lagi.

  6. satu lagi tambahannya , amrozi pembela agama SUCK u … sudah di penjara masih mikir kawin lagi yang dipikirin hawa nafsu … bukannya agama lu sudah ada aturan kalo mau punya istri banyak harus bisa memberi nafkah lahir batin ???? dkalo lu dipenjara mau kasih nafkah gimana lu ??? dodol banget nih orang dasar otak cetek!!

  7. sampai detik2 terakhir amrozi cs msh tdk menyadari akibat dr perbuatannya, kasihan!. Pemerintah berkewajiban memberi hukuman yg mendidik dgn cara memakai 3 bom kecil, pertama diletakkan d kaki agar dia jg merasakan kakinya buntung spt yg dialami para korbannya, kedua d perut isi terburai rasanya bgmn, dan terakhir di kepala utk liat apa dia msh punya otak.

  8. jo ngerti orang son, jgn liat orang klo mau kawin hanya nafsunya doang yang mau dilampiaskan, saya kira km aj yng otak2 mesum, slalu gtu pikirannya, dasar lho jo ya. otk lho uda busuk kali, sembrang aja blang gtu. amrozi g’ kyk gtu friend emanya knp klo dia mau kawin, mndingan kyk gtu daripada prgi zina. klo jo emngnya ud brp bininya.

  9. Jaksa urip dan m salim, kena batunya.
    Amrozi sudah bilang tidak mau ambil sepatu dari hasil korupsi. Sekarang mereka bisa membuktikan bahwa jaksa urip dan m salim adalah koruptor.
    Salut untuk amrozi. pengorbananmu tidak sia – sia

  10. Kamu itu pinter2 goblok… pinter mengungkapkan masalah agar konsklusi dari artikelmu tepat sasaran sesuai keinginanmu, tapi saking bersemangatnya, uang asing 660 ribu US Dollar kau tulis lebih dari 600 milyar… LEBAY BIN GOBLOK, ITU sekitar 60 MILYAR, BODOH!

  11. Inilah tanda akhir jaman, benar jadi salah, salah jadi benar. Segala cara ditempuh, halal haram bukan ukuran, hanya kenikmatan duniawi saja yg selalu dipikirkan. Lihat tu sekarang pejabat kita….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s