Amrozi, tahu diri-lah!

Penulis tidak akan mempersoalkan orang perorang, Amrozi cs dan teroris lainnya, FPI yang berlagak polisi islam, Ahmadiyah yang membandel, Koruptor yang tebal muka, pelaku Narkoba yang tidak jera. Tapi Penulis akan mempersoalkan SISTEM yang melahirkan dan menghadirkan individu2 nyeleneh tersebut. Dimana mereka hadir dari sebuah SISTEM yang amburadul.

Rasul Saw sebagai USWAH hasanah dalam kehidupan ini telah memberikan contoh bahwa yang pertama kali beliau lakukan adalah mengubah SISTEM. Dari SISTEM Thogut kepada sistem Islam (Qs 16:36, Qs 2:256). Dan beliau terlebih dahulu menyadarkan dan mengajak (dakwah) perindividu kepada sistem islam sehingga terbentuk masyarakat yang berSistem Islam, bangsa yang bersistem Islam (Madinah) hingga dunia yang bersistem Islam(Khilafah fil Ardli).

Jadi tahu diri-lah…kepada orang, kelompok, harokah atau apapun namanya bahwa apa yang kalian cela, kritik, hujat tentang hukum, aturan atau kebijakan Thogut akan sia-sia belaka kalau SISTEM hidup yang mencengkram kalian adalah SISTEM yang SALAH alias AMBURADUL. Maka dalam hal ini Alloh Swt berfirman, “Barangsiapa yang mencari, berjuang, beramal, beribadah dalam Din/sistem selain Islam maka ia tidak akan diterima/sia-sia belaka….(Qs 3:85). Karena Islam-lah sebagai satu-satunya SISTEM yang diridloi Alloh (Qs 3:19). Untuk itu para Rasul Alloh telah mensyari’atkan penegakkan SISTEM/ADdin (Qs 42:13). Hingga wajib untuk di Idzhar/tegak stegak-tegaknya (QS 9:33) di muka bumi hingga bumi ini kembali dikuasai oleh orang-orang beriman dan beramal soleh (Qs 24:55).

12 thoughts on “Amrozi, tahu diri-lah!

  1. Memang benar Rasul Saw membangun sistem telebih dahulu.
    Memulai dai dakwah secara sembunyi2, kepada keluaganya, kemudiaan masyaakatnya. Selain itu beliau juga mempekuat peekonomian juga.
    Meskipun dalam dakwahnya beliau dimusuhi dihina dan dihujat tetapi beliau tetap sabar.
    Kemudiaan ketika keadaan semakin genting dan permusuhan dari musuh2 Allah semakin hebat dan membahayakan Rasul saw maka Allah befirman supaya Rasul hijrah ke madinah.
    Di madinah inilah rasul disambut baek oleh penduduk madinah dan kemudian sedikit demi sedikit membangun kekuatan perang untuk melawan kemungkaran yang semakin menjadi-jadi..
    Jadi bisa disumpulkan bahwa,
    1. Perkuat iman dan islam setiap kaum muslimin
    2. Bangun perekonomian umat islam
    3. Perkuat ukhuwah islamiah dan jangan saling ingin menang dan menguasai hanya untuk golongannya
    4. Baru serukan Jihad fi sabilillah untuk menagakkan syariat islam kepada negara2 yang masih kafir, sebagaimana khulafaur rasyidin melakukan expansi ke negara2 kafir..

  2. Amrozi anjing, mampus lo. ga bakal masuk surga loE. org yg berbuat baik aja belom tentu masuk, ini yg bunuh ratusan orang , mimpi kalee.
    Kl mo negakin syariat islam bukan di indonesia, ini negara REPUBLIK, dasar negara PANCASILA. pernah belajar PPKN ga sih loe?????

    • astaghfirulloh…
      orang yang mulia adalah yang berbuat dengan ilmunya, berkata dengan ilmunya.
      semakin ilmunya bermanfa’at baginya maka akan semakin tawadhu’ dirinya.
      kalau ilmunya belum nyampe itu… rendah hatilah. ketahuilah…penghujat itu akan terpasung di bawah keJAHILannya sendiri.

    • Kalo anda orang islam anda hrs taat pd Al qur’an, kalo anda menolaknya berarti anda meniru perbuatan iblis yg menolak (perintah Allah SWT) sujud pd nabi adam! AL QUR”AN UDAH SEMPURNA! pancasila, demokrasi, uud 45, pluralisme, liberalisme adalah buatan manusia yg menjauhkan kita dr satu2nya petunjuk kita yg benar.. baca QS 43:36.

  3. Jadi yang harus dilakukan terlebih dahulu adalah tegakkan NEGARA ALLOH dulu, baru yang berhak bertindak adalah pemerintah Islam. Sebagaimana Khalifah Abu Bakar Shidiq yg menindak si murtadi Musailamah al-Kadzab.
    Jadi orang sipil yg tidak punya wewenang tidak tepat bertindak anarkis….
    Serahkan kepada Negara, tentunya Negara Islam…, klo berharap kpd Negara Thogut seperti Negaranya dL jangan berharp lah, harus tahu dirilah….ini negara yg hukumnya buatan nenek moyang, kultur budaya bangsa….pan….ca……si,,,,la,,,,

  4. Madzhab akar katanya dari “DZAHABA” yg artinya berangkat atau pergi. Jadi arti MADZHAB adalah tmpat Pemberangkatan atau istilah indonesia RUJUKAN/REFERENSI.Maka madzhab bukan sumber hukum.
    Dalam pemerintahan islam, madzhab beserta 4 imamnya dihargai dan diakomodasi selama pendapatnya tdk brtntangan dgn Al-Qur’an. Jadi Madzhab hanya sebatas rujukan untuk mmahami msalah FIQIH, khususnya FIQH UBUDIYAH. Maka sangat tdak relevan apabila masalah madzhab dihbngkan dgn pmrintahan dan hukum islam.
    Kecuali…dalam pmrintahan non islam atau sekuler misalnya, persoalan madzhab sengaja diangkat, dicuatkan agar umat islam brpecah belah ttgnya

  5. buat dl tau pa sih loe ttg jihad??..
    ppkn gue selalu nlai 8 pas kul dpt b..
    tpi gua gk setuju ma pancasila karena itu thogut yg nyata..
    dgn pancasila hiduplah hukum rimba..!
    jadi jangan sok taw loe..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s