Israel ngamuk, umat islam mati kutu

Serangan Israel yang membabi buta ke Palestina, hingga menewaskan hingga 400 nyawa lebih warga Palestina seperti biasanya disikapi dengan aksi-aksi konvensional, aksi klasik dan terkesan seremonial oleh warga dunia, khususnya umat islam. Yaitu aksi demonstrasi; mengecam, mengutuk, berteriak-teriak takbir, membakar bendera Israel dan Amerika, membakar photo Presiden kedua negara tersebut, mengumpulkan dana bantuan untuk dikirim ke Palestina, membuka posko pendaftaran Jihad, boikot produk makanan, minuman, restoran Yahudi. Begitulah seterusnya dan seterusnya umat islam, khususnya di negeri ini menyikapi setiap Thagut mendzalimi umat islam Palestina, Irak, Afganistan dan sebagainya.

Lantas bagaimana reaksi Israel dan Amrik menyikapi kecaman umat islam tersebut. Bak peribahasa, “anjing menggonggong-kafilah berlalu”. Demonstrasi bergelombang di seluruh penjuru dunia, sementara serangan Israel terus menghujani warga Palestina dan meluluh lantakkan bangunan-bangunan tiap 20 menit sekali.

Demonstrasi…???? . Itu produk rancangan kami, demikian mungkin jawaban bangsa Yahudi. Melawan dengan demo,  sama dengan memperkokoh eksistensi kekuasaan dan kedzaliman kaum Zionisme ini.

Yang dikhawatirkan oleh kaum Yahudi adalah justru jika aksinya tidak didemo, berarti umat Islam sedang menyusun kekuatan, persatuan dan strategi seperti yang telah dicontohkan Nabi Saw hingga Futuh Islam dan tegaknya Khilafah Fil Ardl. Maka kekuatan Yahudi akan dilawan oleh kekuatan lagi, yaitu Pemerintahan Kekhilafahan yang mendunia tanpa dibatasi oleh sekat-sekat Nasionalisme. Semua umat Islam bersatu dalam ikatan AQIDAH MULKIYAH Allah yang bernama Khilafah fil ardli. Sekali lagi itu manhaj atau Sunah Perjuangan Rasul yang ditakutkan Yahudi bila umat  Islam mengamalkannya.

Maka untuk mengantisipasi kehadiran kekuatan tersebut, Yahudi terlebih dahulu telah memproduk sistem yang khusus diimpor untuk negara-negara mayoritas muslim. Produk itu tiada lain adalah sistem Nasionalisme. Maka umat Islam terkotak-kotak dalam wilayah geografis, antar satu wilayah Nasional dengan wilayah Nasional lainnya tidak berhak untuk saling membantu. Maka pada gilirannya umat Islam mati kutu saat sesama saudara seagamanya didzalimi, karena terbentur oleh kebijakan Pemerintah Nasionalisnya. Reaksi umat islam terpaku oleh kegiatan seremonial dan konvensional belaka.

Menyerukan boikot Produk makanan dan minuman Yahudi, dengan menggunakan Produk ideologi Yahudi; yakni Demokrasi/Demonstrasi dan Nasionalisme. Ironis

Dan yang lebih memprihatinkan lagi dalam aksinya ini para “aktifis” dengan aksesoris islami dan Arabi ini disamping mengibarkan bendera Palestina juga mengibarkan bendera Ashobiyahnya : Hizbiyah, Jam’iyyah, Harokah, Ormas, Partai Politiknya. Mau mengecam apa mau Kampanye akhi…???. Mau mengutuk apa mau iklan organisasi ukhti…???

16 thoughts on “Israel ngamuk, umat islam mati kutu

  1. GOLPUT adalah suatu bentuk BOIKOT PRODUK IDEOLOGI YAHUDI yang sangat brilian. Dengan GOLPUT (aktif) yg dlakukan oleh mayoritas umat islam di negeri ini, niscaya akan terjadi VACUM OF POWER=kosong kekuasaan. Saat beginilah FUTUH ISLAM terjadi, wilayah ini kembali dikuasai oleh Islam, Hukum yang berlaku adalah hukum Islam. Wilayah2 diluar Indonesa akan bertahkim ke pusat Pemerintahan Islam ini, hingga inilah Pemerintahan Khilafah Fil Ardl. Maka Kekuatan Yahudi akan dilawan oleh Kekuatan Islam.

    Dimana Suatu hal yang imposible, kekuatan Global Yahudi bisa dilawan dengan Demo Ormas, Orpol, Hizbiyah, Jam’iyyah dll. Sementara Organisasi2 itu sendiri disadari atau tidak sedang bertahkim kepada Pemerintahan bentukan Yahudi (baca Nasionalisme). Baca berulang-ulang dan jujur/hanif Qs An-Nisa [4] : 60.

  2. Israel dan Amrik adalah Perwujudan Iblis dimuka bumi…Jadi bego banget kalau mereka didemo untuk berbuat baik dan perdamaian. Iblis itu dari sananya mmang klakuannya berbuat onar, maka jangan biarkan mereka trus berkuasa dimuka bumi ini. Berhimpunlah dalam barisan tentara Allah yg kini sdang mnghmpun kekuatan….! Lawanlah para Iblis Zionis ini dgan kkuatan pula!!!!!!!

  3. Kebiasaan Demonstrasi adalah kbiasaan HizbutTahrir, PKS, FPI dan sejenisnya. Mereka mengira dengan melakukan aksi tersebut mereka sedang berjihad, sampai2 mmbawa2 balita, mau diapakan anak2 kecil ini???.
    Ketika saya lewat di Bundaran HI yg waktu itu macet total krena ada aksi demo ini, saya sempat trsenyum geli melihat seorang dgn Pakaian coklat brtuliskan Pandu Keadilan mmakai ikat kpala sdang mmperagakan ilmu bela diri lalu menendang poto PM Israel dan Presiden Bush…hah emang sakit klo sang tokoh Iblis ini ditendang2 photonya??????. Eh tahu2nya mereka sedang terbahak2 mlihat tentaranya membombardir warga Palestina dan terbahak2 pula potonya dtndang2 pndemo…..
    Sadarlah wahai saudara2 yang mengaku muslim…….!!!!!

  4. Demonstrasi ini digunakan untuk menolong agama Allah, dan meninggikan derajat kaum muslimin, lebih-lebih di negeri-negeri Islam.

    Dengan demikian, menurut pelakunya, demonstrasi merupakan ibadah, bagian dari jihad. Sedangkan kita telah memahami, bahwa hukum asal ibadah adalah terlarang, kecuali jika ada dalil yang memerintahkannya.

    Dari sudut pandang ini, demonstrasi merupakan bid’ah dan perkara yang diada-adakan di dalam agama. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

    “Artinya : Siapa saja yang membuat ajaran baru dalam agama ini dan bukan termasuk bagian darinya maka akan tertolak” [HR Muttafaqun Alaih]

    Diriwayatkan oleh Muslim dan Bukhari secara mu’allaq.

    “Artinya : Siapa saja yang melakukan suatu amalan yang tidak kami perintahkan, maka amalan tersebut tertolak”.

    Kedua.
    Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam terkena fitnah dan ujian para sahabat sepeninggal beliau juga demikian, seperti peperangan dengan orang-orang murtad, tidak ketinggalan pula umat beliau selama berabad-abad juga diuji. Akan tetapi mereka semua tidak demonstrasi. Jika demonstrasi itu baik, tentunya mereka akan mendahului kita untuk melakukannya.

    Ketiga
    Sebagian orang menisbatkan demonstrasi kepada Umar bin Al-Khaththab Radhiyallahu ‘anhu, dan ini sama sekali tidak benar, karena keshahihan riwayatnya tidak diakui oleh para ulama. Maka penisbatan demonstrasi kepada Umar merupakan kedustaan atas nama beliau sang pembeda (Al-Faruq) Radhiyallahu ‘anhu yang masuk Islam terang-terangan dan berhijrah di siang bolong.

    Keempat
    Di dalam demonstrasi ada tasyabbuh (penyerupaan) dengan orang-orang kafir, padahal Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

    “Artinya : Siapa saja yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk golongan mereka” [HR Abu Dawud dengan sanad yang hasan]

    Hal ini dikarenakan demonstrasi tidak dikenal dalam sejarah kaum muslimin kecuali setelah mereka bercampur baur dengan orang-orang kafir.

    Kelima
    Demonstrasi secara umum tidak akan bisa digunakan untuk membela kebenaran dan tidak akan bisa digunakan untuk mengugurkan kebatilan. Terbukti, seluruh dunia demonstrasi untuk menghentikan kebengisan Yahudi di Palestina, apakah kebiadaban Yahudi berhenti? Atau apakah kejahatan mereka semakim menjadi-jadi karena melihat permohonan tolong orang-orang lemah ?!!

    Jika ada orang yang mengatakan : Demonstrasi merupakan perwujudan amar ma’ruf dan nahi mungkar. Maka kita katakan : Kemungkaran tidak boleh diingkari dengan kemungkaran yang semisalnya. Karena kemungkaran tidak akan diingkari kecuali oleh orang yang bisa membedakan antara kebenaran dan kebatilan, sehingga dia akan mengingkari kemungkaran tersebut atas dasar ilmu dan pengetahuan. Tidak mungkin kemungkaran bisa diingkari dengan cara seperti ini.

    Keenam.
    Termasuk misi rahasia sekaligus segi negative demonstrasi adalah, bahwa demonstrasi merupakan alat dan penyebab habisnya semangat rakyat, karena ketika mereka keluar, berteriak-teriak dan berkeliling di jalanan, maka mereka kembali ke rumah-rumah mereka dengan semangat yang telah sirna serta kecapaian yang luar biasa.

    Padahal, yang wajib bagi mereka adalah menggunakan semangat tersebut untuk taat kepada Allah, mempelajari ilmu yang bermanfaat, berdo’a dan mempersiapkan diri untuk menghadapi musuh, sebagai bentuk pengamalan firman Allah.

    “Artinya : Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya ; sedang Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan)” [Al-Anfaal : 60]

    Ketujuh
    Di dalam demonstrasi tersimpan kemungkaran yang begitu banyak, seperti keluarnya wanita (ikut serta demonstrasi, padahal seharusnya dilindungi di dalam rumah, bukan dijadikan umpan,-pent), demikian juga anak-anak kecil, serta adanya ikhtilath, bersentuhannya kulit dengan kulit, berdua-duan antara laki-laki dan perempuan, ditambah lagi hiasan berupa celaan, umpatan keji, omongan yang tidak beradab ? Ini semua menunjukkan keharaman demonstrasi.

    Kedelapan
    Islam memberikan prinsip, bahwa segala sesuatu yang kerusakannya lebih banyak dari kebaikannya, maka dihukumi haram.

    Mungkin saja demonstrasi berdampak pada turunnya harga barang-barang dagangan, akan tetapi kerusakannya lebih banyak dari kemaslahatannya, lebih-lebih jika berkedok agama dan membela tempat-tempat suci.

    Kesembilan
    Demonstrasi, terkandung di dalamnya kemurkaan Allah dan juga merupakan protes terhadap takdir, karena Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

    “Artinya : Jika Allah mencintai suatu kaum, maka Allah akan menguji mereka. Jika mereka ridho, maka mereka akan diridhoi oleh Allah. Jika mereka marah, maka Allah juga marah kepada mereka”.

    Sebelum perang Badr Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam beristighatsah (memohon pertolongan di waktu genting,-pent) kepada Allah.

    “Artinya : (Ingatlah), ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhanmu, lalu diperkenankan-Nya bagimu :Sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepada kamu dengan seribu malaikat yang datang berturut-turut” [Al-Anfaal : 9]

    Beliau juga merendahkan diri kepadaNya sampai selendang beliau terjatuh, Beliau memerintahkan para sahabat untuk bersabar menghadapi siksaan kaum musyrikin. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya sama sekali tidak pernah mengajak demonstrasi padahal keamanan mereka digoncang, mereka disiksa dan didzalimi. Maka, demonstrasi bertentangan dengan ajaran kesabaran yang diperintahkan oleh Allah ketika menghadapi kedzaliman para penguasa, dan ketika terjadi tragedi dan musibah.

    Kesepuluh
    Demonstrasi merupakan kunci yang akan menyeret pelakunya untuk memberontak terhadap para penguasa, padahal kita dilarang melakukan pemberontakan dengan cara tidak membangkang kepada mereka.

    Betapa banyak demonstrasi yang mengantarkan suatu negara dalam kehancuran, sehingga timbullah pertumpahan darah, perampasan kehormatan dan harta benda serta tersebarlah kerusakan yang begitu luas.

    Kesebelas.
    Demonstasi menjadikan orang-orang dungu, wanita dan orang-orang yang tidak berkompeten bisa berpendapat, sehingga mungkin tuntutan mereka dipenuhi meskipun merugikan mayoritas masyarakat, sehingga dalam perkara yang besar dan berdampak luas orang-orang yang bukan ahlinya ikut berbicara.

    Bahkan orang-orang dungu, jahat dan kaum wanita merekalah yang banyak mengobarkan demonstrasi, dan mereka yang mengontak dan memprovokasi massa (!)

    Kedua belas.
    Para pengobar demonstrasi senang terhadap siapa saja yang berdemo dengan mereka, walaupun dia seorang pencela sahabat Nabi, tukang ngalap berkah dari kuburan-kuburan bahkan sampaipun orang-orang musyrik, sehingga akan anda dapati seorang yang berdemo dengan mengangkat Al-Qur’an, disampingnya mengangkat salib (Nasrani), yang lain membawa bintang Dawud (Yahudi), dengan demikian maka demonstrasi merupakan lahan bagi setiap orang yang menyimpang, kafir dan ahli bid’ah.

    Ketiga belas
    Hakikat para demonstran adalah orang-orang yang hidup di dunia menebarkan kerusakan, mereka membunuh, merampas, membakar, mendzalimi jiwa dan harta benda. Sampai-sampai ada seorang pencuri menyatakan : Sesungguhnya kami gembira jika banyak demonstrasi, karena hasil curian dan rampasan menjadi banyak bersamaan dengan berjalannya para demonstran (!).

    Kempat belas
    Para pendemo hakekatnya, mengantarkan jiwa mereka menuju pembunuhan dan siksaan, berdasarkan firmanNya.

    “Artinya : Dan janganlah kamu membunuh dirimu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu” [An-Nisaa : 29]

    Karena pasti akan terjadi bentrokan antara para demosntran dan petugas keamanan, sehingga mereka akan disakiti dan dihina, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda.

    “Artinya : Seorang mukmin tidak boleh menghinakan dirinya. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya : Bagaimana seorang mukmin menghinakan dirinya ? Beliau menjelaskan : (yakni) dia menanggung bencana diluar batas kemampuannya” [HR Turmudzi, hasan]

    Sebagai penutup, saya memohon kepada Allah agar menampakkan kepada kita, yang benar itu benar, dan memudahkan kita untuk mengikutinya. Demikian juga, semoga Allah melindungi kita dari fitnah yang nampak maupun yang tersembunyi, serta mengampuni dosa-dosa kita, kedua orang tua dan para ulama kita. Tidak lupa pula semoga Allah memberikan taufiqNya kepada para penguasa muslim agar mereka memberikan yang terbaik bagi negeri dan rakyat mereka, dan lebih dari itu semoga Allah menolong para penguasa muslim tersebut untuk berhukum dengan Al-Qur’an dan Sunnah Nabi-Nya. Amin. Semoga Allah memberikan shalawat dan salamNya kepada Nabi kita Muhammad, beserta keluarganya.

    [Majalah Al-Asholah edisi-38 halaman 76-80. Diterjemahkan Imam Wahyudi Lc]

    [Disalin dari majalah Adz-Dzkhiirah Al-Islamiyyah Vol 5 No. 5 Edisi 29-Rabiuts Tsani 1428H, Penerbit Ma’had Ali Al-Irsyad As-Salafy Surabaya. Jl.Sidotopo Kidul No. 51 Surabaya]
    Tulis sebu

  5. ah uwingmah moal loba basa basi engges.mun aranjeun hayang allah tegak tong ngajaredog wae meakeun waktu la yauo,kutak ketik 2x israel iblis amrik setan he eh mun geus nyaho kitu beres mwl ku kikiean ngomongkeun we pks kie,hti kitu saruatah arurang trmak sim kuring oge sajenisna nu mwl tegak ku cara kikiean ok!engges ayenamah sok perjuangkeun islamteh bebeakan lah stekad pola saucap letah rido kdah kitu ny meh syah jeng ditampi ku yg menyksiken abdi ,amieeen!ingetnya mun maneh pejuang bakal ngarti islam mwl tegak2 lamun kualitas,kekutan jiwa,mental jeng sjbna te siga para sahabat sok tegakna islam teh tergantung urg nu ngperjuangkena,sory ok urg bahasana kie mun hyng apalmh iyeteh bhsa silet goal merekna.

    geus kikiean teh saur abdinya iyemh meakeun waktu jeng deih kedah dibayarny.sok buru gera indit perjuangken sareng dukung ku sdya potensi nu divkagungan ku anjen, sok tempotah geus sbrh argona kade bisi keasyikan te cekap kanggo mayar.lihat didepan wartel dilarang cash bon.

    kpd para pembaca mf bukan mksd saya memojokan karya teman2 dan bukan berarti karya saya adalah yg terbaik tapi saya disini mengjak teman2 semua untuk berpikir.

    di saat kekuasaan allah tidak jelas ke xsistensiannya maka disaat itulah kekuasaan dzalim,setan tertawa n membuat berbagai cara menghandal apa yg seharusnya menurut allah diberlakukan,yakini kekuasaan,kerajaan allah tak mungkin tiada ditelan bumi dan digulung ombak,namun kekuasaan allah pasti sekarang ada dan berlaku bukti saya berargumen seperti ini(qiamat belum terjadi),mari berpikir,carilah kebenaran sebelum saudara mendapatkan ketenangan hidup
    ,mnjdkan allah sbg mutmaatun(surga dunia),amien……!

  6. untuk namikazeminato
    saya kira tulisan ini sebagai bentuk ikhtiar u/mnyadarkan umat ini akan kebodohannya slama ini. Mudah2an dgn tulisan diatas mereka trsadrkan u/tdak mngulangi ksalahan yg sama di tahun brikutnya….Skali lagi sadarkan mereka bahwa hanya dgn DAKWAH dan QITAL Yahudi akan kalah…bukan dgn Demo, bikin Partai, dan teriak2 saja…

  7. israel bunuh anak-anak, wanita-wanita, dan para orang tua
    ga beda jauh dengan amrozi cs
    tapi amrozi cs di sinyalir sahid
    jangan-jangan orang israel yang mati oleh hamas juga syahiid

    hehehehehehehhe

  8. israel bunuh anak-anak, wanita-wanita, dan para orang tua
    ga beda jauh dengan amrozi cs
    tapi amrozi cs di sinyalir sahid
    jangan-jangan orang israel yang mati oleh hamas juga syahiid

    hehehehehehehhe

  9. namikazeminato

    Terjemahanya nih :

    saya tidak akan banyak basa basi, sudah lah..kalo kalian imngin Agama Alloh Tegak..jangan diam saja menghabiskan waktu ketak ketik israel iblis amrik seta..ya ga kalo udahtau begiyu beres..ga bakal begini ngomongin PKS begini, HTI begitu, sama aja termasuk saya.
    ga bakal Islam tegak dengan cara begini !!

    perjuangkan Islam itu habis habisan, bukan dengan cara begini..

    kepada para pembaca bukan maksud saya memojokan karya teman2 dan bukan berarti saya yang terbaik..tapi saya mengajak berfikir

  10. Apa sudah dilakukan oleh saudara-saudara yang menghujat saudara lain yang berdemontrasi mudah2 diterima Allah. Tapi kalau omong doang.. demo enggak, jihad kagak … kasihan deh. Kita paham arti persatuan umat dan berjamaah, tapi ungkapan kita seperti orang2 yang ingin berpecah belah (kalladziina tafarraku..). Maksudnya nggak ingin berpecah belah tapi ucapan, tulisan akhlaqnya…seperti itu.

  11. Jihad itu tidak perlu koar-koar, demo, teriak2 takbir, ngamuk bakar ini- bakar itu, bom sini-bom sana. Riya itu namanya Abu Abbad…!!!. Jihad itu luwes, elegan, penuh strategi, bermanhaj Nubuwwah..!!!!

    Saya kira tulisan diatas sebagai bentuk ikhtiar untuk menyadarkan umat, bahwa apa yang dilakukan Ormas atau Orpol yg mngaku Islam tsb sebagai bentuk KEBODOHAN..!!!!!

  12. Abu abbad
    engkau harus bisa bedakan mana jihad, mana tindakan konyol..!!!
    Demonstrasi engkau bilang Jihad!!!! mana dalilnya dan sejarahnya, apa Rasul Saw pernah mncontohkannya….jangan ngawur ah Abu abbad….omongan engkau akan dimintai pertanggung jawaban lhoooo…..

  13. opini yang bagus, saya merasa bangga karena masih ada orang yang hidup di dunia ini seperti anda.
    untuk para aktifis yang lagi aktif “Ikhlaskanlah niat antum n antunna sekalian di dalam dakwah”.
    jazakumullah khoiron katsiron.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s